1
0
2

Kekaguman ini dimula Sikap remeh elit dan Peraihan medali emas Gemuruh penonton di Penutupan acara yang Dari semua persiapan Bagimu negri jiwa ra Fb : Djan Triando At

Asian Games 2018

0 Komentar

Rilis pada, sebulan yang lalu


Gratis

1 Chapter


Spektakuler


Kekaguman ini dimulai dari penerimaan mandat di negeri ginseng oleh si 'penghuni jeruji' untuk melanjutkan kesuksesan perhelatan akbar kompetisi olahraga seasia, Asian Games. Awal yang ditanggapi pesimis oleh berbagai pihak. Kepercayaan diri bangsa yang dianggap terlalu pongah oleh berbagai komunitas. Banyak orang menyangka acara ini jauh dari harapan. Terlebih lagi para elit-elit negeri ini yang seharusnya ada di barisan terdepan mendukung persiapan hingga pelaksanaan tetapi malah sesumbar meremehkan kemampuan anak-anak bangsa. Bangsat..!

Sikap remeh elit dan pengikutnya yang memalukan itu mulai terbalaskan oleh aksi jumping and sliding bike di pembukaan acara. Diperankan oleh pemimpin bangsa yang punya selera muda elegan dan 'menggemaskan'. Walaupun sebagian kelompok orang selalu mencari celah hujat dengan meneriakkan bahwa aksi itu diperankan oleh pemeran pengganti. Tetapi dunia telah bertepuk tangan tak menghiraukan karena ini memang untuk hiburan bukan percobaan bunuh diri seperti yang mereka inginkan. Norakk...!

Peraihan medali emas yang melampaui target nasional menampar keras pipi sang mantan pejabat miskin prestasi yang tidak hafal lagu kebangsaan ciptaan WR Supratman. Banyak orang besar yang berteriak keras di barisan depan menyerukan ketidakmampuan anak-anak bangsa untuk meraih kesuksesan. Bangsa ini dipermalukan oleh rakyatnya sendiri tetapi di puja-puji oleh bangsa lain.

Gemuruh penonton di setiap pertandingan sebagai tanda bahwa banyak mata yang terpuaskan dan banyak harapan yang tercapai. Dari anak kecil, remaja hingga orangtua tak mau ketinggalan. Semua merasakan euforia yang mendalam disaat sang saka dinaikkan. Bahkan tidak sedikit orang yang meneteskan air mata saat lagu Indonesia Raya dikumandangkan karena roh kebangsaan yang melekat kuat penuh semangat.

Penutupan acara yang bergaya kekinian semakin membuktikan pada dunia bahwa negeri ini berkembang dinamis. Pertunjukan dari berbagai seniman dunia menunjukkan bahwa negeri ini cinta kemajemukan , cinta persaudaraan dan cinta perdamaian. Dan yang paling berkesan adalah kehadiran pemimpin bangsa ditengah-tengah saudara-saudara kita di Lombok yang sedang berduka atas dampak bencana untuk menghibur dan menguatkan mereka. Menyatu tanpa sekat, menyatu tanpa perlakuan 'istimewa' dengan menyaksikan penutupan acara Asian Games di layar lebar bersama warganya.

Dari semua persiapan, raihan prestasi dan pelaksanaan perhelatan Asian Games 2018 Jakarta Palembang Energy of Asia yang begitu spektakuler maka patut kita angkat topi menghaturkan terimakasih kepada seluruh tim yang bekerja militan untuk kesuksesan acara ini.

Bagimu negri jiwa raga kami...

Fb : Djan Triando Atto Garingging

    Masuk untuk melihat komentar...