3
0
2

BINGKAI KENANGAN DI  Perasaan damai  akupun menatap  Bumi ku... Tor  Tanpa jenuh, k  Alammu yang se  Berdiri pepoho  Alammu memberi  Padi telah men  Petani bergega Hummmmm Tondok ku.. Tongkonan berdiri ko  Alang berjejer Ukiran nya yang unik Semua sisi memiliki Kercayaan, kejayaan,  Pemudah genera  lentiknya tang  jika jiwa muda eeeee sang torayan  alam yang begi

Toraya

0 Komentar

Rilis pada, 5 bulan yang lalu


Gratis

1 Chapter


Bingkisan kata tentang alam toraja


BINGKAI KENANGAN DI ALAM TORAYA Aku melayangkan pandanganku ke alam dahagaku

 Perasaan damai dan tenang seakan menyelimutiku dan memanjakanku bibirku seakan tak mampu berkata apa-apa hanyalah kubenamkan mataku dan membawa diri dalam nuansa bening panorama alam di bumi toraya kekayaaan,toleransi,kehangatan persaudaraan kegigihan,sapaan manis siapa yang tak merindukan..!

 akupun menatap langit biru, sedikit awan putih mengupal tak sengaja pandanganku teralihkan bambu yang menjulang tinggi menari mengikuti arah angin yang membawanya bernyanyi menyampaikan indah nuansa damai dalam kehangatan tumbuhlah besar bersama angan ku untuk bumi ku 

 Bumi ku... Toraja ku 

 Tanpa jenuh, kau membawaku mengagumi karya Tuhan padamu 

 Alammu yang sejuk oleh hamparan pegunungan nan luas 

 Berdiri pepohonan nan rindang 

 Alammu memberi hasil berlimpah Hamparan sawah tertata rapih

 Padi telah menguning 

 Petani bergegas raing ingin menuai “sipela’tekan to mepare, sipetaa-taan. Tiroi tu pia to manglaa sambali, sikallode, sisemba, ungkampai soro’na to mepare, na parokkoi tu panglaanna” 

Hummmmm Tondok ku... Toraya Pendahuluku memberiku jejak sejarah tak terlupakan

Tongkonan berdiri kokoh 

 Alang berjejer berisikan padi 

Ukiran nya yang unik terbentuk dari tangan-tangan pengrajin 

Semua sisi memiliki arti dan makna yang berbeda 

Kercayaan, kejayaan, kemakmuran, persatuan dan kesatuan tumbuh didalamnya

 Pemudah generasi , lestarikan budayamu genggaman jari kelingkingmu di bawah lingkaran yang kokoh raut wajahmu seolah bersinar oleh senyummu melukiskan suka duka hidup

 lentiknya tangan-tangan kecil serta tabuhan gendang merangkai kebersamaan yang tak ada ujungnya namun semuanya hanyalah dalam bingkai kenangan semua bagaikan debu yang tertiup angin

 jika jiwa muda banyak yang tak mengenali dan melestarikanmu 

eeeee sang torayan Kaulah Muda,... Bukalah matamu ..acungkan dadamu Tatalah,bangunlah dan bangkitkan kembali tulang yang remuk Yang tergores oleh kisah yang berbalik menjadi malang 

 alam yang begitu indah kini tak mulai terpedulikan pertahanan yang kokoh penghasilan yang melimpah ilmu yang menjanjikan panorama yang indah kedamaian... janganlah kian melemah ehh... sang torayan ambisi dan semangatmu telah merasuk ke relung jiwamu     

    Masuk untuk melihat komentar...