34
0
3

BINGKAI KENANGAN DI Perasaan damai dan t Bibirku seakan tak m Hanyalah kubenamkan Panorama alam di bum Akupun menatap langi tak sengaja pandanga Toraja ku  Tanpa jenuh, k  Alammu yang se  Berdiri pepoho  Alammu memberi  Padi telah men  Petani bergega Pendahuluku memberik Tongkonan berdiri ko  Alang berjejer Ukiran nya yang unik Semua sisi memiliki Kercayaan, kejayaan, Hay Pemudah generasi namun semuanya hanya eeeee sang torayan  Yang tergores  ehh... sang to

Bingkai Kata untuk Desa ku

0 Komentar

Rilis pada, 2 bulan yang lalu


Gratis

1 Chapter


Toraya Tungka Sangganna


BINGKAI KENANGAN DI ALAM TORAYA Aku melayangkan pandanganku ke alam dahagaku 

Perasaan damai dan tenang seakan menyelimutiku dan memanjakanku

Bibirku seakan tak mampu berkata apa-apa

Hanyalah kubenamkan mataku dan membawa diri dalam nuansa bening

Panorama alam di bumi toraya kekayaaan,toleransi,kehangatan persaudaraan kegigihan,sapaan manis siapa yang tak merindukan..!

Akupun menatap langit biru, sedikit awan putih mengupal

tak sengaja pandanganku teralihkan bambu yang menjulang tinggi menari mengikuti arah angin yang membawanya bernyanyi menyampaikan indah nuansa damai dalam kehangatan tumbuhlah besar bersama angan ku untuk bumi ku

Toraja ku

 Tanpa jenuh, kau membawaku mengagumi karya Tuhan padamu

 Alammu yang sejuk oleh hamparan pegunungan nan luas

 Berdiri pepohonan nan rindang

 Alammu memberi hasil berlimpah Hamparan sawah tertata rapih

 Padi telah menguning

 Petani bergegas raing ingin menuai “sipela’tekan to mepare, sipetaa-taan. Tiroi tu pia to manglaa sambali, sikallode, sisemba, ungkampai soro’na to mepare, na parokkoi tu panglaanna” Hummmmm Tondok ku... Toraya

Pendahuluku memberiku jejak sejarah tak terlupakan

Tongkonan berdiri kokoh

 Alang berjejer berisikan padi

Ukiran nya yang unik terbentuk dari tangan-tangan pengrajin

Semua sisi memiliki arti dan makna yang berbeda

Kercayaan, kejayaan, kemakmuran, persatuan dan kesatuan tumbuh didalamnya

Hay Pemudah generasi , lestarikan budayamu genggaman jari kelingkingmu di bawah lingkaran yang kokoh raut wajahmu seolah bersinar oleh senyummu melukiskan suka duka hidup lentiknya tangan-tangan kecil serta tabuhan gendang merangkai kebersamaan yang tak ada ujungnya

namun semuanya hanyalah dalam bingkai kenangan, semua bagaikan debu yang tertiup angin jika jiwa muda banyak yang tak mengenali dan melestarikanmu

eeeee sang torayan Kaulah Muda,... Bukalah matamu ..acungkan dadamu Tatalah,bangunlah dan bangkitkan kembali tulang yang remuk

 Yang tergores oleh kisah yang berbalik menjadi malang alam yang begitu indah kini tak mulai terpedulikan pertahanan yang kokoh penghasilan yang melimpah ilmu yang menjanjikan panorama yang indah kedamaian... janganlah kian melemah

 ehh... sang torayan ambisi dan semangatmu telah merasuk ke relung jiwamu     

    Masuk untuk melihat komentar...